PuisiNabastala yang Lara 25 Sep 20252 Oct 2025 Puisi oleh Rihadhatul Najwa (XI-MIA 5) Kala itu, nabastala tak lagi secerah harap Hanya akara pijar yang berani menampakkan wujud Sementara bagaskara lebih memilih bersembunyi dibalik kirananya Apa yang dirasakan…
Blog…Menyimak Cerita Hujan 21 Jan 202521 Jan 2025 Oleh: Wahyu Ramadhan (XI MIA 2) Hari ini terasa cukup gelap Tapi mengapa aku tak melihatmu Sang Penguasa cakrawala Aku mendongak ke atas menatap hamparan permadani berlapis awan Putih -…
Blog…Tapak yang Membekas 15 Feb 202415 Feb 2024 Oleh: Muhammad Rizki A Kelas: XII MIA 3 Denting waktu yang dipertanyakan Siapa pemilik masa akan datang. Apakah yang bergelimangaan harta Atau yang rebahan di singgasana. Maksud hati menggenggam bintang…
Blog…Titah Seorang Pria Tua 15 Feb 202415 Feb 2024 Oleh: Muhammad Fawwaz Kelas: XI MIA 1 Gempur… Titah seorang pria tua Hingga tak sisakan jejak Bedebah lari tunggang-langgang Tinggalkan derita yang dalam Sepucuk harapan kini muncul Diufuk timur mentari…
Blog…Senjata Dunia 15 Feb 202415 Feb 2024 Oleh : Putri Rajjani Kelas: XII MIA 7 Hidup di tengah keramaian Satu langkah menepak suci Jiwa raga menerpa rembulan Menerjag harapan dini. Beribu-ribu air mata mengalir Membasahi sisi cibir…