Janji yang Hanyut oleh Banjir

Seutas puisi oleh Aliya Fazila (Murid MTs Kelas VIII)

Dulu Sungai Ini Tenang

Airnya Jernih Mengalir Pelan

Kita Bermain, Mandi, Mencuci, Tanpa Rasa Takut

Sekarang Sungai Itu Berubah

Air Naik Deras Dan Kotor

Datang Membawa Banjir Yang Merusak Ketentraman.

Sungai Itu Tidak Bersalah

Ia Hanya Kehabisan Tempat

Dipaksa Diam Terlalu Lama Dan Akhirnya Meluap Kembali Ke Pemukiman Kita

Orang-Orang Berpikir Ini Karena Hujan

Kita Marah Pada Cuaca

Tapi Ternyata Bukan Karena Alam Semata

Melainkan Karena Ulah Tangan-Tangan Mereka Yang Kotor

Janji-Janji Sering Diucapkan

Tentang Perbaikan Dan Perhatian

Tapi Tahun Demi Tahun Datang Dan Banjir Lah Yang Tetap Jadi Langganan

Di Tengah Air Yang Meluap

Mereka Menempa Janji Bahkan Yang Hanyut Bukan Hanya Rumah Tapi Juga Janji Yang Tak Pernah Jadi Nyata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *