Murid Baru Antusias Ikuti OSPED di Dayah Jeumala Amal

Dayah Jeumala Amal – Lueng Putu, (16/07) Hari pertama Orientasi Siswa Pengenalan Dayah (OSPED) di Dayah Jeumala Amal berlangsung dengan penuh antusiasme pada Senin (15/7/2025). Ratusan santri baru dari kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan kelas X Madrasah Aliyah (MA) yang baru bergabung dengan Dayah Jeumala Amal mengikuti serangkaian kegiatan pengenalan yang telah disiapkan secara khusus untuk mereka.

Kegiatan OSPED tahun ini diselenggarakan oleh Organisasi Murid Intra Dayah (OSMID) di bawah komando M. Siddiq Arrafi sebagai ketua panitia. Program orientasi yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 15 hingga 17 Juli 2025 ini dirancang untuk membantu santri baru dalam proses adaptasi dengan lingkungan Dayah yang akan menjadi rumah kedua mereka.

M. Siddiq Arrafi menjelaskan bahwa OSPED tahun ini mengusung tema yang komprehensif dengan fokus pada penguatan karakter dan pemahaman nilai-nilai Islam yang moderat. “Kami telah menyiapkan materi-materi yang sangat penting untuk santri baru, mulai dari pengenalan tentang Kedayahan, Kemadrasahan, hingga konsep-konsep modern seperti Moderasi Beragama dan Ecoteologi,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Tema yang diusung kali ini adalah “Di Dayah Kita Belajar Terbang: Ilmu Memberi Sayap, Adab Menjadi Arah, Iman Menjadi Tujuan.

Ketua panitia OSPED ini juga menekankan pentingnya kegiatan orientasi dalam membentuk karakter santri. Menurut Siddiq, “OSPED bukan hanya sekedar pengenalan, tetapi juga proses pembentukan mental dan spiritual santri agar siap menghadapi tantangan belajar di Dayah.”

Materi yang disajikan dalam OSPED tahun ini mencakup empat komponen utama yang sangat relevan dengan perkembangan zaman. Pengenalan tentang Kedayahan memberikan pemahaman mendalam tentang sistem pendidikan Dayah dan tradisi-tradisi Islami yang telah mengakar selama berabad-abad. Sementara itu, materi Kemadrasahan memperkenalkan sistem pendidikan Madrasah yang menjadi bagian integral dari Dayah Jeumala Amal.

Yang menarik, OSPED tahun ini juga memasukkan materi Moderasi Beragama sebagai upaya membentuk pemahaman Islam yang wasathiyah (moderat) di kalangan murid. Materi ini dirancang untuk memberikan wawasan kepada murid baru tentang pentingnya menjaga keseimbangan dalam beragama dan bermasyarakat.

Inovasi lain yang ditampilkan adalah pengenalan konsep Ecoteologi, yang mengajarkan santri tentang hubungan antara ajaran Islam dengan pelestarian lingkungan. Materi ini sangat relevan dengan kondisi global saat ini di mana isu lingkungan menjadi perhatian utama dunia.

Selain materi-materi yang berbobot, panitia OSMID juga menyiapkan berbagai kegiatan outbound yang dirancang khusus untuk membangun kebersamaan dan kekompakan di antara santri baru. Permainan-permainan yang disiapkan tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai-nilai edukatif yang mendukung proses pembelajaran.

Para santri yang mengikuti OSPED tampak sangat antusias dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka terlihat aktif berpartisipasi dalam diskusi, tanya jawab, dan berbagai permainan yang telah disiapkan. Antusiasme ini menunjukkan bahwa program OSPED telah berhasil menciptakan suasana yang kondusif untuk proses pengenalan dan adaptasi.

Tak hanya itu, hari ini murid baru berkeliling di dalam komplek DJA untuk diperkenalkan tempat-tempat apa saja yang terdapat di komplek putra DJA. Tempat-tempat yang diperkenalkan seperti bangunan sekolah, dapur, asrama, kantin, lapangan untuk tiap angkatan, rumah Direktur, rumah para guru, dll.

Dalam kata sambutannya saat pembukaan acara OSPED, Tgk. Fadhli M. Amin selaku Wakil Direktur Bidang Asrama menyampaikan harapan besar terhadap program ini. “Dengan adanya acara OSPED ini, kami mengharapkan dapat memperkuat Ukhuwah sesama murid terkhusus sesama seangkatan, dan juga dapat segera beradaptasi dengan lingkungan Dayah Jeumala Amal,” tegasnya di hadapan ratusan santri baru.

Tgk. Fadhli juga menekankan bahwa OSPED merupakan fondasi penting bagi perjalanan pendidikan santri di Dayah Jeumala Amal. Menurutnya, proses adaptasi yang baik akan sangat mempengaruhi keberhasilan santri dalam menjalani pendidikan di Dayah.

Kegiatan OSPED yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif bagi santri baru untuk memahami sistem pendidikan, budaya, dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi di Dayah Jeumala Amal. Dengan demikian, mereka akan lebih siap dalam menghadapi tantangan belajar dan kehidupan di lingkungan Dayah.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *