Sujud Semesta

Karya: Muhammad Nizarullah

Suara murai berpicing-picing

Membelah sunyi subuh yang beku

 

Sesuatu menyusup dengan ligat

Mengurai secercah cahaya matahari pagi

Menjelma tangan ibu

Membuka tirai kamarku

 

Berkedut bulir hangat di sudut mataku

Saat nama-Nya berpendar-pendar

Menghujam harapku

Memurnikan segala yang membelit

Dalam gelap yang tak bernama

 

Dalam silaman waktu yang panjang,

Berakar harap dalam tulang

Mendekap nama yang diucap berulang

Seperti lahan menyimpan benih

Sajadah menyimpan cerita dalam sunyi

 

Pintu yang kuketuk takkan pernah ingkar

Segala luka telah temukan doa

 

Dalam sungai tangis tak bertepi

Ia datang bak api berderak

Mendedas, merobek kabut dada

 

Sementara semesta bersujud,

Membisikkan doaku menembus awan

Malaikat berarak-arak melangitkan doa

Persis yang telah dijanjikan Tuhan di lorong panjang pra-sejarah

 

Doa itu, kini dipertemukan

Dalam bahasa yang tak sempat kuajarkan pada lidah.

 

Negeri Japakeh, 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *