Jeumala Amal – Lueng Putu, (30/9) MAS Jeumala Amal menerima penghargaan sebagai Sekolah Pegiat Literasi dalam Event Menulis Kolaborasi bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Penghargaan itu diberikan atas komitmen dan peran aktif madrasah dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Sebanyak 42 murid dan 4 guru dari MAS Jeumala Amal ikut serta dalam kegiatan ini. Selain penghargaan untuk sekolah, setiap peserta menerima satu buah trofi dan satu buku antologi puisi. Ada dua judul yang dibagikan, yaitu Simfoni Sunyi di Bawah Langit Persahabatan dan Satu Bait, Satu Cahaya untuk Negeri. Masing-masing peserta mendapat salah satu dari keduanya.
Kedua buku itu berisi kumpulan puisi bertema rukun dengan teman, yang ditulis oleh oleh para penulis hebat MAS Jeumala Amal, yang terdiri dari murid dan guru. Kata pengantarnya ditulis langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam kegiatan ini, Muhammad Hanafiah, S.Pd., dan Syukriawati, S.Pd. bertugas sebagai koordinator pengumpulan puisi para murid. Kepala MAS Jeumala Amal, Nuryani, S.Ag., turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
Muhammad Hanafiah selaku guru dan koordinator mengaku bangga dengan semangat para peserta. “Kami sangat bangga kepada anak-anak kami. Mereka menulis dengan penuh semangat, dan karya mereka kini bisa dibaca banyak orang. Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras mereka,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. “Harapan kami, anak-anak terus menulis, terus membaca, dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan. Semoga dari MAS Jeumala Amal lahir lebih banyak penulis muda yang membawa nama baik madrasah, dan untuk pengembangan skill mereka ke depannya, tambahnya.

Sementara itu, Kepala MAS Jeumala Amal, Nuryani, S.Ag., menyampaikan terima kasih kepada seluruh murid yang telah membawa nama madrasah meraih penghargaan tersebut. “Terima kasih kepada anak-anak kami yang sudah membuat sekolah kita mendapat penghargaan sebagai pegiat literasi. Ini prestasi yang membanggakan bagi kita semua,” pungkasnya.
Nuryani berharap kemampuan yang telah dimiliki para murid terus diasah. “Keterampilan menulis yang sudah dimiliki anak-anak harus terus diasah dan dikembangkan. Kami juga berharap kepada bapak dan ibu pembimbing, mohon terus dampingi anak-anak kita, terutama dalam dunia literasi,” tambahnya.
Setelah mendapatkan penghargaan ini, para murid dan guru yang mendapatkan trofi dan antalogi puisi, melakukan foto bersama di depan kantor Madrasah Aliyah.[]
