Sebuah teks eksplanasi oleh Muhammad Azwir (Murid Kelas IX-1)
Agus Numansyah, adalah seorang yang berprofesi sebagai Polisi dan juga seorang peternak bebek petelur dan lele dalam satu kandang. Hal ini membuat beliau semakin dekat dengan masyarakat sekitar. Hal ini dilakukannya untuk menjaga kerukunan dengan masyarakat serta sebagai kegiatan untuk meningkatkan ekonomi. Sebagai seorang Polisi, beliau harus berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua masyarakat di sekitarnya. Menjadi seorang peternak bukanlah hal yang mudah, namun beliau tetap berusaha untuk mengayomi masyarakat, khususnya bagi para pemuda yang ingin memulai usaha.
Perjalanan awal menjadi peternak tidak berjalan lancar seperti yang dibayangkan olehnya. Beliau awalnya beternak sekitar 1200 bebek. Banyak tantangan yang dilaluinya, dan pada 2 bulan pertama beliau hanya mendapat sekitar 150 telur bebek per hari. Hari demi hari, bulan demi bulan, hampir semua bebek mulai bertelur. Pada bulan berikutnya, bebek mulai bertelur hingga 1020 butir per hari. Hal ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Pak Agus.
Kesimpulannya, kita harus pintar-pintar dalam memanfaatkan waktu untuk bekerja dan berusaha. Kita juga harus berusaha menghasilkan uang dengan cara yang halal, serta mencari kesibukan lain agar otak kita semakin lancar dalam berpikir kritis. Selain itu, kita harus memberi teladan yang baik kepada para pemuda, baik dengan cara memberikan edukasi untuk melakukan kegiatan positif dan produktif, maupun menjauhkan diri dari hal-hal negatif seperti judi online (judol) dan lain sebagainya. Dengan begitu, kita bisa menjadi generasi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
