Pembekalan Karyawan Baru Dayah Jeumala Amal: Menghidupkan Nilai, Menguatkan Karakter, Menyatukan Visi

Pidie Jaya, 10 Juli 2025 — Dayah Jeumala Amal (DJA) kembali menggelar kegiatan strategis dalam rangka menyiapkan karyawan baru yang siap mendidik, membina, dan mengasuh murid dengan penuh amanah. Bertempat di aula utama DJA, pembekalan karyawan baru kali ini mengusung tema “Menjadi Pembina yang Amanah, Mendidik dengan Akhlak, dan Mengasuh dengan Hati.”

Kegiatan ini bukan sekadar pengenalan lingkungan kerja, tetapi juga penanaman nilai-nilai dasar DJA sebagai institusi pendidikan Islam modern yang menjunjung tinggi adab, integritas, dan dedikasi. Lima pemateri hadir memberikan arahan sesuai dengan bidang dan pengalaman masing-masing:


???? Pemateri 1: Abon Anwar, M.A
Judul Materi: “Menyatu dalam Misi Jeumala: Mendidik dengan Ruhul Jihad dan Adab”

Sebagai tokoh senior yang turut merintis DJA sejak awal, Abon Anwar menyampaikan materi yang sarat nilai historis dan ideologis. Ia mengajak para karyawan baru memahami sejarah panjang pendirian DJA, dari ruh perjuangan hingga capaian hari ini.
Abon menegaskan bahwa kekuatan DJA terletak pada adab dan ruhul jihad yang menjadi fondasi setiap kegiatan pendidikan. Visi dan misi lembaga dijabarkan secara mendalam, termasuk budaya kerja unggul: amanah, ikhlas, disiplin, dan tanggung jawab. Para peserta diingatkan untuk menjadi bagian dari cita-cita besar DJA dalam membangun generasi Islami yang unggul dan berdaya saing global.


???? Pemateri 2: Tgk. Fadhli, M.Sos
Judul Materi: “Mendidik Akhlak, Membina Jiwa: Peran Strategis Guru dan Wali Kamar”

Sebagai pendidik dan pembina yang berpengalaman, Tgk. Fadhli menekankan bahwa mendidik bukan sekadar menyampaikan pelajaran, melainkan menanamkan nilai dan membentuk jiwa. Guru dan wali kamar, menurutnya, memiliki peran yang tidak terpisahkan dalam membina akhlak murid.
Ia menjelaskan peran guru sebagai pengajar, pendidik, dan teladan, serta wali kamar sebagai penjaga ritme harian, pembiasaan ibadah, kebersihan, dan kedisiplinan. Di akhir sesi, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara guru, wali kamar, dan orang tua sebagai poros pembinaan karakter murid DJA.


???? Pemateri 3: Ust. M. Hanafiah, S.Pd
Judul Materi: “Mengajar dengan Hati, Mengasuh dengan Strategi”

Dalam sesi ini, Ustaz Hanafiah membekali peserta dengan pendekatan praktis dan psikologis dalam dunia pendidikan. Ia membahas pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dan sains dalam proses belajar, serta pentingnya pendekatan humanis yang memanusiakan murid.
Ia juga menyampaikan teknik manajemen kelas, penanganan pelanggaran secara edukatif, serta pendekatan-pendekatan yang menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab murid. Pesan utamanya: guru dan wali kamar harus menjadi figur yang disegani karena kedekatannya, bukan karena ketakutan.


???? Pemateri 4: Ust. Ridwan Ibrahim, S.Si
Judul Materi: “Tugas Kita, Tanggung Jawab Kita: Etika dan Disiplin Karyawan DJA”

Ustaz Ridwan, yang membawahi bidang ketatausahaan dan kedisiplinan, menjelaskan secara rinci tentang kode etik, budaya kerja, dan aturan internal DJA.
Ia menyampaikan aturan penting seperti kedisiplinan absensi, larangan merokok dan penggunaan HP di luar keperluan, kewajiban berpakaian rapi dan sopan, serta mekanisme perizinan. Ia menekankan bahwa setiap karyawan, apapun posisinya, adalah pendidik dan pelayan murid.
Sesi ini ditutup dengan penandatanganan pakta integritas dan komitmen bersama, sebagai simbol kesiapan moral dan profesional setiap peserta.


???? Pemateri 5: Usth. Murhamah, S.Ag
Judul Materi: “Menjadi Wali Kamar yang Tertib, Tegas, dan Peduli”

Sebagai Kepala Bagian Asrama yang mengelola langsung para wali kamar, Usthazah Murhamah memberikan panduan praktis sekaligus inspiratif.
Ia memaparkan tugas harian wali kamar, mulai dari memastikan waktu tidur dan ibadah murid, menjaga kebersihan, mencatat kedisiplinan, hingga melaporkan kondisi psikologis murid.
Selain itu, beliau juga menjelaskan tata tertib asrama, larangan-larangan penting, serta etika kerja yang wajib dijunjung wali kamar sebagai figur pendamping harian.
Sesi ini juga diakhiri dengan penandatanganan komitmen kesiapan bertugas di asrama, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional.


Pembekalan ini menjadi langkah awal penting bagi seluruh karyawan baru Dayah Jeumala Amal untuk memahami jati diri lembaga, menjiwai tugas sebagai pendidik, dan menyatukan semangat dalam membina generasi masa depan yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *