Category

Dayah Jeumala Amal Laksanakan Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) Kepala Madrasah Tsanawiyah Jeumala Amal.

Luengputu, 23 September 2019.  Adalah Bapak M. Nurdin, Wadir pendidikan Dayah Jeumala Amal ditunjuk sebagai kepala Mts yang baru, mengantikan bapak Zainal  sebagai kepala Tsanawiyah lama. Acara Sertijab ini dihadiri oleh kepala Kemenag Pidie Jaya, bapak Ahmad Yani, S.Pd, ketua yaslak Banda Aceh,  Prof.Dr. Usman Kasem. M.Ed, Direktur Dayah Jeumala Amal, Ayah Hamdani, bertempat di kampus II Dayah Jeumala Amal.

Dalam sambutannya, Prof. Usman menyampaikan kepada kepala sekolah yang baru agar dapat agar menjalankan tugas dengan sebaik baiknya, dan terimakasi tak terhingga kepada kepala sekolah lama yang telah menorehkan prestasi bagi DJA.

Amanah tidak diberikan bagi setiap orang. Sekolah  ditentukan oleh tingkat pembelajaran yang bagus. Mengurus  sekolah itu bukan hal yang gampang. Disana  terlibat anak anak dan para guru.

Kepala Kemenag Pidie Jaya dalam sambutannya berpesan agar tidak melanggar dari perintah Allah dan regulasi pemerintah.  Bahwa ruh kementrian agama Pidie Jaya ada di Jeumala Amal. Berbagai  perlombaan yang selama ini diikuti Dayah Jeumala Amal juga telah mengharumkan nama Pidie Jaya.  Selamat kepada pak Nurdin dan terimakasih kepada pak Zainal.

Manajemen Dayah Jeumala Amal Ikuti Workshop ISO 9001:2015 “ Sistem Manajemen Kinerja Dengan Melibatkan Risiko & Peluang”

Sigli. Dayah Jeumala Amal mengadakan Workshop ISO 9001:2015 “Sistem Manajemen Kinerja Dengan Melibatkan Risiko & Peluang”. Workshop ini diikuti oleh 21 peserta, termasuk dari pengurus Yayasan Teuku Laksamana Haji Ibrahim (YASLAK) yang dihadiri langsung oleh H. T. Umar Laksamana, SE, MBA (Ketua YASLAK), Ir. H. M. Ali Gadeng, MBA (Sekretaris Umum), Prof. Dr. Usman Kasim, M.Ed (Perwakilan Banda Aceh).

Workshop dilaksanakan di Hotel Blang Asan Sigli selama dua hari, yaitu senin 7/10, dan Selasa, 8/10/2019 mulai pukul 08.00 – 18.00 wib. Workshop ini dibuka langsung oleh Ketua YASLAK, dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa tujuan dari Workshop ini adalah dalam rangka meningkatkan kapabilitas (kompetensi) Top Manajemen Dayah Jeumala Amal. Narasumber pada kegiatan tersebut yaitu Muhammad Aristian (Regional Manager WQA – Asia Pacific).

WQA adalah Badan Sertifikasi Internasional yang telah mengeluarkan Sertifikat ISO 9001:2015 untuk Dayah Jeumala Amal atas Penerapan Sistem Manajemen Mutu dalam mengarahkan dan Mengendalikan Organisasi dalam hal mutu.

Dalam mengimplementasikan Sistem manajemen Kinerja dengan Melibatkan Risiko & Peluang. Dayah Jeumala Amal harus dapat memfokuskan pada Target Rencana Kinerja. Pada acara tersebut narasumber mempresentasikan teori PDCA (Plan, Do, Check, Act), konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke), logika dan menyatukan persepsi peserta untuk dapat memecahkan masalah, ataupun menemukan solusi yang diinginkan.

Kegiatan tersebut akan membuat sesuatu yang dapat menghasilkan kualitas kinerja manajemen Dayah Jeumala Amal. Penguatan Sistem Manajemen tersebut dipandang penting dan sangat perlu dilakukan sebagai strategi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan/pihak yang berkepentingan. Selain itu, ukuran keberhasilan menjadi jelas dan terukur serta dapat menetapkan program/kegiatan yang berkaitan dengan pencapaian sasaran yang akan dicapai serta melaksanakan rincian kegiatan tersebut sesuai tujuan kegiatan.

Kegiatan ini merupakan transfer pengetahuan yang bersifat aplikatif dengan tujuan memberikan pemahaman untuk mendukung semua tugas dan tanggung jawab pemangku jabatan dibagian masing-masing.

Tgk. Junaidi Menjadi Penceramah Tahun Baru Hijriah di Dayah Jeumala Amal

Luengputu. Sebagaimana lazimnya setiap tahun, Dayah Jeumala Amal kembali mengadakan perayaan tahun baru Hijriah, 1 Muharram 1441 H bertepatan 1 September 2019. Perayaan tahun baru Islam disisi dengan tausiyah agama, bertindak sebagai penceramah, imam  dan khatib masjid  Blang Paseh, kota Sigli. Tgk. Junaidi, S.H.I.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur Dayah Jeumala Amal, Tgk. Muhammad Fadhli Amin, M.Sos.I, menyebutkan bahwa  hijrah masa sekarang adalah berpindahnya perilaku kita ke arah yang lebih baik, tidak lalai dan menggunakan waktu dengan baik. 

Dalam tausiyahnya, Tgk Junaidi, S.H.I mengisahkan fase sejarah Rasulullah, sosok yang tidak  pernah melihat ayah. Setelah turun  wahyu pertama, iqrak, yang merupakan  ayat kauliyah dan kauniyah, penganiyaaan dan ancaman kepada Rasul dan Sahabat  terus bertambah.  Abu Lahab, salah seorang paman Rasul menghambat dakwah nabi.

Setelah itu, ada pembesar Quraisy masuk Islam, paman Nabi Hamzah bin Abdul Muthalib, disusul Umar bin Khattab. Disini ada pelajaran  jangan melihat kepada masa lalu, sebagian sahabat  dulunya musyrik bahkan menguburkan anaknya hidup hidup, tetapi  kemudian semua terhapus ketika masuk Islam dan menjadikan para sahabat menjadi mulia.  Rasulullah memberikan segalanya untuk agama, sedangkan kita hari ini mendapat segalanya karena agama.

Setelah rapat para pembesar Quraisy  di Darun Nadwa untuk membunuh Rasulullah, Rasulullah pergi berhijrah bersama sahabat Abubakar, kemudian disusul pada sahabat. Ada Umar, Suhaib dan Bilal.

Tgk. Junaidi menyebutkan bahwa Islam tidak membedakan ukhuwah dari warna kulit, Bilal termasuk yang berkulit hitam tapi paling disayang oleh Rasulullah.

Diakhir tausiyahnya, Tgk Junaidi mewasiatkan untuk selalu membaca kisah Rasulullah, agar timbul rasa cinta dan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. (AZ)


DAYAH JEUMALA AMAL LOLOSKAN 2 SISWA KE TINGKAT NASIONAL AJANG KSM 2019

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Aceh telah selesai dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2019. Acara tersebut dibuka langsung oleh kepala Kemenag Provinsi Aceh Drs. H. M. DAUD Pakeh. KSM tahun 2019 tingkat provinsi Aceh diikuti oleh 531 peserta untuk 3 tingkatan yaitu MI/SD, MTs/SMP dan MA/SMA. Untuk tingkat MI/SD ada 2 cabang mapel yg dilombakan yaitu Matematika terintegrasi dan IPA terintegrasi, untuk tingkat MTs/SMP ada 3 cabang mapel yang dilombakan yaitu Matematika terintegrasi, IPA terintegrasi, dan IPA terintegrasi. Sedangkan untuk tingkat MA/SMA ada 6 cabang mapel yang dilombakan yaitu, Matematika terintegrasi, Fisika terintegrasi, Biologi terintegrasi, Kimia terintegrasi, Ekonomi terintegrasi dan Geografi terintegrasi.
Dayah Jeumala Amal berhasil meloloskan 12 peserta dari hasil seleksi tingkat kabupaten Pidie Jaya yang dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juli 2019 yaitu 5 siswa untuk tingkat MTs (2 Matematika, 2 IPS dan 1 IPA) serta 7 siswa untuk tingkat MA ( 1 matematika, 2 biologi, 2 geografi, 1 kimia dan 1 ekonomi).
Setelah pengumuman juara, siswa Dayah Jeumala Amal memperoleh 2 cabang Juara 1, 1 cabang juara 2 dan 1 cabang juara 3. Adapun nama-nama siswa pemenang KSM dari Dayah Jeumala Amal adalah sebagai berikut:
Tingkat MTs :

  1. Muhammad Fityan Hadi Juara 1 cabang Matematika terintegrasi
  2. Muhammad Ghazi Alghiffari juara 3 cabang IPA terintegrasi

Tingkat MA:

  1. Rizki Ananda juara 1 cabang Biologi terintegrasi
  2. M. Zaki Hardika juara 2 cabang Ekonomi terintegrasi

Juara 1 masing-masing cabang mapel akan mengikuti KSM tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Manado Pada tanggal 16-20 September 2019.(Zul)

Dayah Jeumala Amal Adakan Pelatihan Asaedu

Luengputu. Setelah melakukan presentasi dan diskusi mengenai media pembelajaran Asaedu di Dayah Jeumala Amal pada Oktober 2018, hari  Kamis 18  s.d Ahad  20 Juli 2019, PT. Asaedu  yang dipimpin  H. Anwar Salahuddin mengadakan pelatihan terhadap 28 orang guru tetap Dayah Jeumala Amal. Terdiri dari  4 orang admin dan 24 peserta dari kalangan guru berbagai bidang studi. Para guru dilatih menggunakan aplikasi media pembelajaran menyenangkan untuk dapat dipergunakan dalam proses belajar mengajar di lingkungan Dayah Jeumala Amal.

Ust Rahmadani, S.Pd.I, M.Ag, salah seorang peserta pelatihan menuturkan bahwa Asaedu merupakan suatu aplikasi untuk memudahkan para guru dalam mengembangkan bahan ajar, dimana guru sebagai kreator dalam mengkreasikan bahan ajar. Aplikasi ini tidak rumit dan mudah dipahami.  Harapannya dengan adanya  aplikasi ini siswa lebih cepat memahami materi yang diajarkan.

“Alhamdulillah antusiasme guru guru kita mengikuti pelatihan memberi keyakinan kepada kita bahwa harapan pembina Yaslak menjadikan  Dayah Jeumala Amal sebagai model pendidikan di Aceh akan tepenuhi”  sebut Wakil Direktur bidang Pendidikan Dayah Jeumala Amal,  Bapak Drs. Nurdin Abdul Wahab.

Para Peserta Pelatihan Asaedu Foto Bersama dengan Tim Ahli dari Jakarta
1 2 3 19